Baik atau tidaknya suasana hati atau mood seseorang umumnya sangat
dipengaruhi oleh faktor stres, pekerjaan dan penyakit. Tetapi jangan salah, bad
mood juga dapat terjadi akibat pengaruh dari makanan yang masuk ke dalam
tubuh Anda.
Demikian disampaikan oleh Dr Drew Ramsey, asisten profesor klinis psikiatri
dari Columbia University, New York City dan Tyler Graham. Mereka adalah
penulis buku "The Happiness Diet: A Nutritional Prescription for a Sharp
Brain, Balanced Mood, and Lean, Energized Body".
Menurut kedua ahli tersebut, makanan tidak hanya memengaruhi lingkar pinggang
Anda, tetapi juga dapat merampas sejumlah nutrisi penting di dalam otak dan
jenis makanan tertentu yang dapat memengaruhi fisik sehingga memengaruhi
suasana hati :
1. Putih telur
Jika Anda makan telur, jangan ragu untuk juga mengonsumsi kuning telurnya.
Banyak orang menyarankan untuk menghindari kuning telur karena tinggi
kolesterol. Padahal, di dalam kuning telur terdapat hampir semua nutrisi yang
penting yang dibutuhkan tubuh. Di dalam kuning tela terkandung omega-3, vitamin
D, B12 dan folat, yang membantu mengatur mood (suasana hati) selain
juga meningkatkan kesehatan sel-sel otak. Jadi, jika Anda hanya mengonsumsi
puti telurnya saja, berarti Anda telah melewatkan kesempatan untuk mendapatkan
nutrisi penting selain juga mendapatkan mood yang baik.
2. Soda
Asupan gula cenderung menjadi sangat tinggi dalam diet masyarakat di zaman
modern, dan gula menempati peringkat atas sebagai perusak suasana hati
karena tidak hanya membuat orang menjadi kegemukan atau obesitas, tetapi juga
meningkatkan risiko mengalami penyakit mental. Beberapa studi yang menggunakan
teknik pencitraan (scan) otak menunjukkan bahwa mereka yang mengalami
obesitas dan diabetes terancam mengalami penurunan volume otak. Salah satu
minuman mengandung gula yang paling terkenal dan banyak dikonsumsi masyarakat
adalah soda. Di Amerika Serikat saja, setiap orang diperkirakan bisa menenggak
600 minuman soda dalam setahun. Tak heran bila angka penderita obesitas
di negeri Paman Sam tinggi.

3. Margarin
Alternatif dari mentega ini dulu pernah memiliki reputasi baik khususnya dalam
mempromosikan kesehatan jantung, hingga para ilmuwan menyadari bahwa margarine
termasuk salah satu sumber lemak trans - jenis lemak yang buruk bagi jantung.
Tidak hanya itu, beberapa riset terbaru kini juga telah menghubungkan antara
konsumsi lemak trans dengan depresi. Sebuah studi dari University of Las Palmas
de Gran Canaria di Las Palmas, Spanyol, orang-orang yang mengonsumsi lemak
trans sekitar berisiko 50 persen lebih tinggi mengalami depresi.

4. Yogurt kedelai
Obesesi orang Amerika untuk mencari menu alternatif yang lebih sehat seperti
menggunakan minyak jagung atau minyak kedelai justru memicu hadirnya
makanan-makanan buatan pabrik yang justru tak sehat dan tidak alami. Sebut saja
keju tanpa lemak, egg substitutes (pengganti telur atau yougurt
kedelai. Khusus yogurt kedelai, mungkin dianggap sebagian orang punya
manfaat lebih baik karena sumbernya bukan dari lemak hewani. Tetapi perlu
diingat, yogurt kedelai itu tinggi kandungan asam lemak omega-6, yang dapat
menghambat mood. Kenapa bisa seperti itu? Hal ini dikarenakan bahwa
otak manusia terbuat dari lemak dan sejumlah riset telah menunjukkan, konsumsi
lemak yang tidak tepat mungkin akan mendorong seseorang untuk menderita
gangguan mood. Yang lebih parah lagi, yoghurt keledai juga kerap
disajikan sarat dengan gula.

5. Sayuran berpestisida
Penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat oleh Environmental Working Group
menemukan setidaknya ada 57 jenis pestisida berbeda pada tanaman seledri non
organik. Menurut Pesticide Action Network, sedikitnya ada 12 jenis pestisida
neurotoksin yang terkandung pada tanaman non organik. Pestisida neurotoksin
memang berbahaya karena dapat meracuni otak. Intinya, apa pun yang beracun bagi
otak, juga dapat meracuni mood. Neurotoksin sendiri telah dikaitkan
dengan peningkatan risiko tertekan pada diri.

6. Smoothie
Smoothie adalah jenis minuman yang dibuat dari campuran beberapa jenis buah
segar yang diblender. Minuman ini sepertinya menyehatkan. Namun Anda harus
lebih pintar memilih jus buah dan smoothie, karena bisa menjadi sumber
tersembunyi dari gula. Sebotol smoothie dengan kandungan gula yang sangat
tinggi dapat membuat pinggang melebar. Meski mengandung beberapa vitamin, tapi
kandungan gula yang tinggi memiliki peran cukup vital dalam mencetuskan
obesitas, diabetes dan depresi.
7. Sirup jagung fruktosa tinggi (HFCS)
HFCS mengandung sekitar 55 persen fruktosa, yang dapat memicu kenaikan berat
badan bila Anda mengonsumsinya secara berlebihan. Ingat, apapun yang membuat
lingkar pinggang Anda membesar punya efek berlawanan terhadap otak, di mana
meningkatkan risiko depresi dan gangguan suasana hati.
(via:kompas.com)